” Saya harapkan Musrenbang ini nantinya dapat sebagai acuan pemerintah dalam merumuskan program yang tepat sasaran untuk itu saya minta semua elemen untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan usulan untuk kemajuan daerah kita…
Unaaha,Anoapress.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Dr H Ardin menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan wonggeduku barat, di Wobar Selasa 6 Februari 2024.
Musrembang yang dilaksanakan diaula Kantor Kecamatan Wonggeduku Barat ini dihadiri oleh Camat Wobar, Kabid Pisra Bappeda Konawe, pihak polsek serta Tokoh Masyarakat

H Ardin dalam sambutannya menyampaikan musrenbang Ini adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah.
” Saya harapkan Musrenbang ini nantinya dapat sebagai acuan pemerintah dalam merumuskan program yang tepat sasaran untuk itu saya minta semua elemen untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan usulan untuk kemajuan daerah kita” Harap Ardin.

Lanjutnya Pembangunan tidaklah menjadi tanggung jawab pemerintah semata, meskipun domainnya berada pada pemerintah. Namun, keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan pencapaian indikator pembangunan.
” Saya juga memberikan apresiasi kepada Pj bupati Konawe Harmin Ramba dalam upaya melakukan pengendalian stunting selama ini” tutupnya.
Sementara itu Camat Wobar dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang merupakan forum komitmen kita dalam pembangunan dengan pendekatan bottom up.

“Musrenbang ini Forum komitmen kita dalam pembangunan dengan pendekatan bottom up usulan dari masyarakat atau menghimpun aspirasi dari bawah ke atas,” katanya.
Seperti diketahui, Musrenbang merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan.
Partisipasi semua pihak dimulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri, bahkan lebih jauh lagi adanya partisipasi dalam memelihara hasil-hasil pembangunan. Untuk itu pembangunan haruslah menjadi milik bersama, harus ada rasa memiliki oleh semua pihak, sehingga keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan dapat terjaga.
“Melalui forum Musrenbang ini, kita bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan yang kita hadapi, berilah masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun yang akan datang, dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki.” Tutupnya
Laporan: Redaksi













