“Pertumbuhan ekonomi Konawe di tahun 2019 menyentuh angka 11,84 Persen. Sedangkan di urutan kedua ditempati oleh Konawe Kepulauan di angka pertumbuhan ekonomi 7,36 persen……”
Unaaha,Anoapress.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe mengapresiasi tingginya pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Konawe, dan hal tersebut terjadi selama empat tahun berturut-turut. Konawe menjadi daerah dengan kinerja pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dari data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tertinggi Se-Sultra Tahun pada tahun 2021. Selama 4 tahun berturut-turut Konawe menjadi daerah dengan kinerja pertumbuhan ekonomi tertinggi.

Pertumbuhan PDRB Kabupaten Konawe pada tahun 2018 sebesar 10,70 persen, tahun 2019 11,84 persen untuk tahun 2020 sebesar 6,42 persen dan tahun 2021 6,51 persen.
Ketua DPRD Konawe, Dr H Ardin, mengatakan tak hanya di bidang investasi, capaian PDRB Kabupaten Konawe selama 4 tahun berturut-turut, berdasarkan data statistik provinsi Sultra selama 4 tahun terakhir (2018 – 2021) terus mengalami pertumbuhan yang positif yakni tahun 2018 sebesar 10,70 persen, 2019 sebesar 11,84 persen, 2020 sebesar 6,42 persen dan tahun 2021 sebesar 6,51 persen.
“Pertumbuhan ekonomi Konawe di tahun 2019 menyentuh angka 11,84 Persen. Sedangkan di urutan kedua ditempati oleh Konawe Kepulauan di angka pertumbuhan ekonomi 7,36 persen, sementara di posisi ketiga ada Muna Barat di angka 6,79 persen. Angka ini yang keluarkan statisik melalui penelitian ilmiah,” ujar D. Ardin
Sementara itu, Kepala Badan Statistik Kabupaten Konawe, Sultriawati Efendy, SP, MS mengatakan Struktur Ekonomi Kabupaten Konawe selama 4 tahun terakhir (2018 – 2021) terus mengalami pertumbuhan yang positif yakni tahun 2018 sebesar 10,70 persen, 2019 sebesar 11,84 persen, 2020 sebesar 6,42 persen dan tahun 2021 sebesar 6,51 persen.

“Pertumbuhan ekonomi ini didominasi oleh 4 sektor yakni pertanian, Pertambangan, Industri Pengolahan dan Konstruksi,” jelasnya
Sultriawati menuturkan pada Tahun 2018 share sektor pertanian tertinggi sebesar 28,53 persen dari PDRB, kemudian sektor konstruksi 13,42 persen, sektor pertambangan 12,75 persen dan sektor industri 11,10 persen.
“Seiring dengan adanya perusahaan industri pengolahan logam dasar, struktur perekonomian konawe mulai bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri pengolahan,” sambungnya.
Lebih rinci ia menyebutkan Tahun 2021 sektor yang memberikan konstribusi terbesar yakni Industri Pengolahan sebesar 28,16 persen, Pertanian 23,33 persen, konstruksi 11,57 persen dan Pertambangan 9,33 persen.
“Pertumbuhan sektor yang memberikan share terbesar terhadap PDRB terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, kecuali sektor pertambangan dan konstruksi yang pada tahun 2020 mengalami kontraksi,” imbuhnya.
Sedangkan sektor pertanian dan industri pengolahan masih terus tumbuh.”Semoga Kabupaten konawe kedepannya menjadi kabupaten yang senantiasa tumbuh dan maju,” Harap Sultriawati (Adv)













