“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga terhadap kinerja polri selama ini dalam menjaga keamanan dan ketertiban,”
Unaaha, Anoapress.com- Dalam Program Jum’at Curhat yang dilakukan Kepolisian Resort (Polres) Konawe, tidak hanya bertumpu pada persoalan Kamtibmas saja, juga bertujuan mendengarkan dan menampung serta memberikan solusi pada masyarakat terkait persoalan yang dihadapi.

Seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya, Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe, dimana masyarakat petani di Desa Olo-oloho mengeluhkan tidak lagi dapat melakukan aktifitas pertanian disawah, hal itu diakibatkan pasokan air dari saluran irigasi telah lama tertutup akibat aktifitas proyek pembangunan irigasi.
Menanggapi keluhan dari warga, Kapolsek Lambuya, IPTU Asriady,S.Sos, menyampaikan kepada warga untuk bersabar karena pintu air akan di buka kembali, jika pekerjaan selesai sesuai jadwal.
Dirinya memberikan solusi lain untuk menanam tanaman jangka pendek lainnya, agar aktifitas pertanian terus berjalan di desa tersebut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga terhadap kinerja polri selama ini dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata IPTU Asriady.
Lain halnya dengan masyarakat petani di Desa Ana Onembute Kecamatan Onembute, para petani didesa perbatasan konawe dan koltim ini mengeluhkan pembagian pupuk bersubsidi.
Dimana sebagian petani tidak mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut diakibatkan tidak terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atau RDKK yang merupakan syarat untuk petani mendapatkan pupuk bersubsidi dari bantuan pemerintah.

Menanggapi persoalan itu, Kapolsek Onembute Iptu Syamsul Marlin, SH, berjanji, akan berkoordinasi dengan pemerintah dan penyuluh pertanian serta distributor pupuk yang telah di tunjuk oleh pemerintah.
“Sehingga, apa yang menjadi keluhan dari petani bisa di carikan solisinya agar mendapatkan pupuk bersubsidi,” tandasnya.
Laporan : Al













