Berita  

Bawaslu Konawe Gencar Sosialisasi dan Imbauan untuk Cegah Pelanggaran Pilkada 2024

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HP2H) Bawaslu Konawe, Sandra Hasba.

ANOAPRESS.COM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe terus berupaya meminimalisir potensi terjadinya pelanggaran tahapan Pilkada dengan melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para calon, tim pemenangan, dan ASN.

“Kami telah melakukan identifikasi kerawanan dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga netralitas ASN, kepala desa, dan pejabat daerah,” ujar Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HP2H) Bawaslu Konawe, Sandra Hasba.

Bawaslu Konawe juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati serta tim pemenangan untuk mematuhi peraturan kampanye, termasuk jadwal dan lokasi kampanye yang telah ditetapkan.

Selain itu, Bawaslu Konawe juga mengingatkan terhadap tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati Dan Wakil Bupati serta Tim pemenangan untuk tidak melakukan Kampanye Hitam terutama hal-hal berkitan dengan isu SARA.

“Sejak memasuki tahapan kampanye kami telah mengimbau pasangan calon dan timnya serta menginstruksikan Jajaran Panwascam untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan pengawasan kampanye yang diselenggarakan di wilayah kerja meraka,” kata Sandra

Menurutnya dengan maksimalnya upaya pencegahan ini diharapkan dapat mengurangi potensi-potensi pelanggaran yang dapat terjadi selama tahapan Pemilihan terkhusus Tahapan Kampanye berlangsung.

Selain itu hal yang menjadi perhatian utama dari Bawaslu Konawe saat ini terkait dengan Netralitas ASN, Kepala desa, Pejabat daerah dan sebagianya yang pada momen Pemilihan Kepala Daerah objek-objek tersebut sangat rentan dijadikan instrumen pemenangan oleh pasangan calon. Olehnya itu bawaslu Kabupaten Konawe juga sangat gencar mengeluarkan imbauan kepada ASN, Kepala desa, Pejabat daerah dan lain sebagianya

Dikatakan juga Bawaslu Kabupaten Konawe gencar memanfaatkan media sosial untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi dan melakukan pencegahan pelanggaran tahapan pilkada 2024. Mereka mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi atau aduan kepada Bawaslu jika menemukan potensi atau dugaan pelanggaran.

“Kami berharap dengan intensifnya upaya pencegahan yang kami lakukan, dapat tercipta penyelenggaraan Pilkada yang aman, damai, dan demokratis,” pungkasnya.

Laporan:Redaksi

Penulis: Redaksi Editor: Anca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *